Postingan

Sekapur sirih- Back to Story in 2024

Sepanjang nafas ini masih berhembus ada titipin Tuhan  yang belum selesai...  Masih banyak naskah kehidupan yang telah disipakan untuk kita perankan sesuai kehendak Sutradara Kehidupan ...  Namun acapkali diri ini lelah sebelum berperan atas peran dari cerita yang kita buat sendiri yang sering kali kita sebut rencana...  Tak hayal kita lupa bahwa kita hanyalah aktor yang memerankan peran  sebaik mungkin dan berusaha menjadi aktor protagonis yang akan dicintai oleh penonton terutama pembuat naskah kehidupan

Back to blog

Maaf ya guys, sekian lama baru kembali lagi di hiburan pena online kali ini. jadi kenapa aku fakum becouse banyak banget agenda yang harus aku selesaikan dan target lainnya, tapi tenang aja guys, aku bakal lebih produktif lagi dari tahun 2022, harapannya tahun 2023 aku bisa lebih konsisten buat posting cerita lagi. bagi kamu yang gemar buka blog aku. sekali lagi maap yaaa karena setahun udah hampir lupain kamu. salam pena kawanku semua. Love you and be fightiiiiinngggg

Shadow

Dibalik pintu bayanganmu datang mengganggu pikiranku sampai tak habis kataku menceritakan dirimu di hatiku. Aku tak mengerti mengapa ini semua terjadi padaku. Begitu sulitku melupakanmu hingga sampai kini aku memikirkan dirimu, apakah kau benar-benar melupakanku. Setiapku buka dayreku 7 tahun silam yang telah berdebu, namamu tetap tertulis dalam setiap ceritaku. Seolah kau menemaniku disetiap hariku. Hati ini tak memiliki daya untuk mengahapus harapanmu. Meski hanya sebatas harapan yang tak tersampaikan, tetapi rasa ini yang kian mendalam yang membuatku takut jatuh cinta lagi. Namun ketika hati ini sadar bahwa sanubari ini milik Tuhan Yang Maha Memberi Kasih Sayang dan mudah bagi-Nya ‘tuk membolak balikan hati, maka hanya iman yang sanggup mengatasi dilema yang melanda. *** Di balik pintu pada 7 tahun lalu … “Hahahah kalah…. Tiga kosong ye!” terdengar tawa anak-anak gadis bermain bola bekel di teras depan kelas 5 SD Mutiara. Suasana gembira yang hanya mengenal belajar dan bermain. “Sek...

Imposible

 Imposible Langit sore yang mendung ku terus melaju dengan motor matik ku. Jalan berkelok yang dipagari dengan rimbunan dedaunan dari pohon Sengon yang berada di kiri kanan Jalan pulang dari kampus. Ku lalui perjumpaan pertamaku dengannya di tempat yang sungguh penuh berkah dan cinta dari-Nya. Dikesempatan yang hampir terlewatkan, entah angin apa yang membawaku bergerak mundur setelah hujan mengguyur. Meski aku telah menunggu lama tapi langkahku kembali ke Masjid itu hingga aku berjumpa dengan Laki-laki itu. “Assalamualaiukum, benarkah kamu Wanita yang menanyakanku sebagai Anwar teman SD yang kau Cari?” Sapa Laki-laki itu dengan to the poin.  “Waalaikumsalam. Benar Aku Dita. Sebelumnya maaf ku inginkan kau datang kesini agar aku dapat memastikan keadaanmu dan sebenarnya kau Anwar atau bukan. Anwar teman lama SD ku yang mengundangku untuk Reoni. Aku Baru menyelesaikan Pendidikanku di Yogyakarta sehingga aku lama tak punya Komunikasi dengan kawan Desa.” Terus Dita “Tampaknya k...

Oh Tuhan

 Oh Tuhan Oleh: Dian NM Malam membawa gadis itu merenung atas semua kejadian yang terjadi. Tanya hati terus menggerogoti pikirannya yang tak henti menjelajahi memori kehidupannya. Akankah selamanya atau ‘kan ada waktu yang menjemputnya ke ruang bahagia. Satu hal pasti ketika masih ada sedikit asa yang menyapa hati dalam kekosongan maka harapan itu tak mustahil tuk mengantarnya menjemput impian. “Halo, aduh ! kamu telfon aku jam segini, pagi ini aku harus menemui bos ku, aku tidak punya waktu lain sebelum semuanya terlambat” diangkatnya telefon oleh Adelina dari sahabatnya yang belum sempat menyampaikan sepatah kata pada Adelina tentang kabar yang harus ia ketahui. “Aku sambung nanti saja, aku sudah mau naik motor, sampai ketemu di Sanggar nanti sore, tut tut tut!” telepon diputus oleh Adelina sembari bergegas memakai helm. Setiba di kantor Adelina langsung memberikan layout yang telah ia lembur semalam suntuk untruk segera diterbitkan. “Bos, ini pekerjaan saya, semoga bos nggak kec...

My Quotes

 "Tak ada kebaikan yang terpaksa maka ajak bicara keraguanmu tatkala kebaikanmu terjegal olehnya" "Bukalah hati dalam kesederhanaan untuk memetik khasanah disetiap kesempatan" "Hasil tergantung upaya, doa dan rizki, percayakan bahwa diri ini percaya itu semua terjadi pada kesemuanya" "Jadikan hatimu sebagai tong sampah karena sabar tidak seperti samudra yang tetap bertepi, ingat sampahpun akan bernilai jika pandai mengolahnya" "Apakah rasa bahagia ketika merasa terpilih untuk diberikan cobaan, tanggung jawab dan duri perjalanan hidup kan melenakan hati kepada keangkuhan? kuncinya Hanya Kepada-Nya semua kembali" "Cara menumbuhkan minat baca ialah menulis. Cara menumbuhkan minat tulis ialah hawatir lupa melanda dan menjadi kekecewaan.Berawal dari kecewa akan lupa hingga cinta akan membaca". "Maafkan diri sendiri ketika kita gagal dalam usaha karena proses itu selamanya dan akan menjadi kebiasaan". "Motivasilah dir...

Cerpen-41 Days

  Keajaiban yang menyuguhkan simponi hati menyambut ramadhan tercurahkan oleh paras tiga pemuda  pencuri nikmat manisnya muhasabah. Tertuangkan dalam kitab tua bertuliskan pegon, mengetuk hati pemuda untuk mencari makna disetiap bait syair jawa. Ibrah dari sejarah Guru yang tidak kunjung padam membakar gelora hati nurani untuk menyingkap kamuflase kehidupan. Awal kisah 41 hari yang sangat berarti … “Tut tut tut…! Angkat bos ! sudah jam 2 lebih seperempat. Perjalanan rumah kau kesini tak mungkin kau tempuh 1 menit” Ucap Udin sembari menyentuh layar telefon genggamnya. “Apa bro, Aku dengar kau menelefonku. Sekarang aku sedang mencari kunci mobilku. Kau sudah kabari Idin belum?” Toyo balas telefon dari Udin dan berharap Idin akan datang dalam Tahajud bersama di malam pertama mereka. Perjalanan cerita mereka mulai terasa ketika malam ke-13 tepat malam ramadhan pertama yang harus lebih menyiapkan tenaga ekstra sehingga dapat menahan mata agar tak tertidur hingga subuh datang. ...