Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Guāng Tián

  Ketika hati mati oleh suatu tragedi. Ketika itu pula kisah ini dimulai. Pergolakan antara diri Tián dan hatinya. Sebenarnya tak ada yang tak mungkin selama kita berusaha. Semua orang mengerti akan hal ini. Namun ketika itu terhalangi oleh suatu hal, dimana itu adalah asa yang tak kunjung jua. Hari demi hari Tián lewati. Orang mengatakan bahwa dia adalah orang yang sangat bodoh. Orang yang sangat tidak bertanggung jawab atas hatinya sendiri. Tián membiarkan dirinya dalam rasanya yang semakin tidak dimengerti. Namun itulah yang memebedakan dirinya di atas deretan wanita tegar di dunia ini.  Sapaan percikan air terjun yang tak jauh dari rumah Tián tepatnya di pegunungan Emei, Sichuan. Membuat sejuk suasana hatinya yang kian semangat bergegas menuju tempat kerjanya. “Zăoshang hăo (selamat pagi! Kamu mau kemana?” sapa Huā tetangganya .  “Biasa, aku akan pergi ke tempat kerja. “ jawab Tián. “Apa kau tidak datang ke acara pernikahan kakak Guāng?” tanya Huā. “Zuò shénme de ...