Oh Tuhan
Oh Tuhan Oleh: Dian NM Malam membawa gadis itu merenung atas semua kejadian yang terjadi. Tanya hati terus menggerogoti pikirannya yang tak henti menjelajahi memori kehidupannya. Akankah selamanya atau ‘kan ada waktu yang menjemputnya ke ruang bahagia. Satu hal pasti ketika masih ada sedikit asa yang menyapa hati dalam kekosongan maka harapan itu tak mustahil tuk mengantarnya menjemput impian. “Halo, aduh ! kamu telfon aku jam segini, pagi ini aku harus menemui bos ku, aku tidak punya waktu lain sebelum semuanya terlambat” diangkatnya telefon oleh Adelina dari sahabatnya yang belum sempat menyampaikan sepatah kata pada Adelina tentang kabar yang harus ia ketahui. “Aku sambung nanti saja, aku sudah mau naik motor, sampai ketemu di Sanggar nanti sore, tut tut tut!” telepon diputus oleh Adelina sembari bergegas memakai helm. Setiba di kantor Adelina langsung memberikan layout yang telah ia lembur semalam suntuk untruk segera diterbitkan. “Bos, ini pekerjaan saya, semoga bos nggak kec...